Kamis, 29 November 2012

Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman



1. Pengertian dari Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah kumpulan dari beberapa dan banyak instruksi dari seorang penulis program (programmer) yang dimengerti oleh mesin computer dengan penterjemah compiler ataupun interpreter dalam tujuan memproses input menjadi output.

Hingga saat ini, terdapat banyak sekali bahasa pemrograman yang ada, sekitar puluhan, dan mungkin mencapai ratusan. Bahasa pemrograman merupakan hal wajib bagi seorang programmer dan juga bersifat kompleks fleksibel satu sama lain, jadi maksudnya bahasa pemrograman yang satu tentunya berbeda dari lainnya.

Nah, dalam tulisan ini saya ingin membahas mengenai bahasa pemrograman yang popular saja, karena terdapat banyak sekali jenis varian dari bahasa pemrograman.


2. Sejarah

Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman.

Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942.

Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique. Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat.

Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer

Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan, yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan.

3. Tingkatan Bahasa Pemrograman

Tingkatan bahasa pemrograman dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah, Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah, Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi. Tingkatan ini sendiri dikelompokan berdasarkan tingkat kedekatan interaksi bahasa pemrograman tersebut dengan mesin computer. Semakin dekat interaksinya maka bahasa pemrograman tersebut dikategorikan ke Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah.

A. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Merupakan Bahasa yang paling dekat interaksinya dengan mesin computer, pemrogramannya menggunakan bilangan biner 0 dan 1.
Contoh : bahasa mesin, assembly

B. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
Bisa dikatakan merupakan gabungan dari Tingkat Rendah dan juga Tingkat tinggi, karena pada Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah ini tetap mempertahankan tingkat interaksinya dengan mesin computer sementara bahasa yang digunakan sedikit mendekati bahasa yang digunakan manusia, penulisannya banyak menggunakan symbol – symbol seperti &&, ||, (), *, %, #, ?, <>. Contoh : Bahasa C

C. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
Bahasa Pemrograman yang hampir mendekati bahasa sehari – hari manusia, contohnya : If…Then…Else, For, Print, Read, Write. Merupakan bahasa favorit programmer karena kemudahan dalam pemrogramannya. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi identik dengan compiler untuk bisa diterjemahkan oleh mesin computer. Contoh : Basic, Pascal.

4. Macam – Macam Bahasa Pemrograman

Disini saya mengelompokan bahasa pemrograman berdasarkan platform fungsi dimana bahasa itu berjalan.

a. Bahasa Pemrograman
Disini maksudnya adalah bahasa pemrograman yang berinteraksi langsung ke system operasi yang biasanya digunakan untuk mengolahan data data dari input sampai ke proses lalu menghasilkan output.
Biasanya juga dipadu bersama dengan Database sebagai penampungan data permanen maupun data temporer.
Contoh – Contoh Bahasa Pemrogramannya :
- Basic
- Pascal
- C++
- Visual Basic

b. Bahasa Pemrograman Database
Merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk merancang database guna mendukung fungsi program input dan output. Database digunakan sebagai penampungan data dari program.
Contoh – Contoh bahasa pemrograman :
- Dbase
- Sql
- Oracle

c. Bahasa Pemrograman Web
Merupakan bahasa pemrograman yang berjalan di platform server web, dan dapat diakses melalui program lain yang biasa disebut sebagai web browser, pada penggunaannya juga memakai fungsi Database juga sebagai pendukung fungsi storage.
Contoh – Contoh bahasa pemrograman web :
- HTML
- PHP
- Javascript



1 komentar:

  1. saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
    Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus